Sunday, 23 March 2014

Assembly

Assembly sama halnya seperti Part pada Inventor yang berfungsi untuk menggabungkan beberapa bentuk 3D pada halaman kerja Part.

kali ini kita akan belajar mengenai Assembly,

1. pertama-tama download beberapa part berikut ini :
http://www.mediafire.com/download/c7cd34rxs013xyx/ring-oill.ipt
http://www.mediafire.com/download/pkmumk72lpht0ct/piston.ipt
http://www.mediafire.com/download/4dyija1l4lysamg/crank.ipt
http://www.mediafire.com/download/n9w25votklnk1yb/conrod.ipt
http://www.mediafire.com/download/l6csag9d1awtqy5/conrod-cap.ipt
http://www.mediafire.com/download/3d3r5av31covvsp/bore.ipt
http://www.mediafire.com/download/yhxomzr5v0dm374/conrod-capscrew.ipt
http://www.mediafire.com/download/yy872zucic0qt62/conrod-brg.ipt
http://www.mediafire.com/download/7ndx0zdcqe750sg/retainer.ipt
http://www.mediafire.com/download/6qa0ayp149dnjsr/wrist_pin.ipt
http://www.mediafire.com/download/2l55va6ig45oqls/ring-compression.ipt
http://www.mediafire.com/download/ek2e0g7l9oj7ar0/conrod-bush.ipt

2. kemudian buka AutoDesk Inventor Pro. klick new pilih ASSEMBLY.

3. klick pada place, ambil semua part yang di download tadi.

4. usahakan agar piston berada pada posisi Grounded.

5. Susunlah Part-part menjadi seperti gambar.

6. kemudian klick Contrains dan gabungkanlah bagian piston menjadi seperti ini.

7. kemudian gabungkan juga bagian ini.

8. kemudian gabungkanlah langkah 6 dan 7.

9. kemudian hilangkanlah Grounded pada piston.

10. dan Grounded pada Bore.

11. Gabungkanlah semua Part menjadi seperti gambar.

12. untuk lebih jelasnya lihatlah video tutorial berikut:

(VIDEO MENYUSUL)



By Initial-D-

Saturday, 15 March 2014

Fungsi Dalam Mengedit Bentuk 3D pada Inventor

Fungsi Hole berfungsi untuk membuat lubang pada objek 3D Invertor

Fungsi Fillet berfungsi untuk membuat sisi edge yang tegak lurus menjadi bentuk arc dengan radius tertentu

Fungsi Chamfer berfungsi untuk mengubah sisi edge tegak lurus menjadi bidang miring


Fungsi Rectangular berfungsi mencopy bentuk 3D menjadi beberapa bagian yang sejajar dengan sumbu x, y dan z

Fungsi Circular berfungsi mencopy bentuk 3D menjadi beberapa bagian dengan mengikuti titik tengah pada sumbu lingkaran 

Fungsi Mirror berfungsi mengkopy bentuk 3D dengan menggunakan bidang yang dianggap sebagai mirror/cermin


Sunday, 9 March 2014

Fungsi PLANE, REVOLVE DAN SWEEP

Fungsi Plane berfungsi untuk membuat bidang kerja baru yang dapat berada diluar bidang kerja pada objek sebelumnya

Fungsi Revolve and Sweep

Fungsi Revolve berfungsi untuk membuat objek 2D menjadi 3D dimana objek 2D mengikuti sumbu putasr sehingga membentuk objek 3D

Fungsi Sweep berfungsi membuat objek 2D menjadi 3D dimana objek 3D terbentuk dengan mengikuti garis bantu yang dibuat





By : Initial-D

Friday, 28 February 2014

Fungsi Extrude

Dalam mendesain gambar pada inventor kita dapat membuat objek 2 dimensi menjadi objek 3 dimensi dengan menggunakan fungsi Extrude.

Fungsi Extrude pada Inventor sama halnya pada Autocad, hanya saja terdapat kelebihan yang tidak dimiliki Autocad yaitu pada Inventor kita tidak perlu takut apabila terjadi kesalahan ukuran dan bentuk objek yang kita gambar, karena kita dapat melakukan pengeditan pada gambar yang telah kita buat walaupun gambar tersebut telah kita Extrude.

langkah-langkah melakukan fungsi Extrude pada Inventor :

1. seperti biasa gambar objek 2D pada sketch.

2. kemudian klik finish sketch

3. maka akan muncul pada menu model dan pilih Extrude

4. setelah muncul menu berikut pilih ukuran yang di inginkan


5. dan terakhir klik "ok" maka hasilnya akan menjadi


6. untuk lebih jelasnya tonton video tutorial berikut:




Ok demikian sedikit tentang Extrude pada Inventor.. semoga bermanfaat

By : Initial D


Wednesday, 19 February 2014

Belajar Constraint pada Autodesk Inventor Professional 2012

Autodesk Inventor, yang dikembangkan oleh perusahaan software yang berbasis Autodesk , adalah mekanik 3D CAD software desain untuk membuat prototipe digital 3D yang digunakan dalam desain, visualisasi dan simulasi produk.
Inventor menggunakan format file tertentu untuk suku cadang (IPT), majelis (IAM), dan menggambar pemandangan (IDW atau DWG). File dapat diimpor atau diekspor dalam DWG Format. Desain Web Format (DWF) adalah 2D/3D pertukaran data dan review format pilihan Autodesk.

penggunaan fungsi pada Invertor sama halnya pada fungsi autoCAD tetapi terdapat perbedaan fungsi pada Inventor yang tidak dimiliki oleh autoCAD yaitu fungsi constraint,  dimana fungsi ini dapat di diaktifkan pada panel constrain.



constrain ini terdiri datri 12 buah yaitu :

1. COINCIDENT CONSTRAINT
      Coincident Kendala
      COINCIDENT CONSTRAINT ini digunakan untuk membatasi titik pada geometri untuk menyentuh geometri lain dalam sketsa.
contoh :
           demo kendala bertepatan

2. COLLINEAR CONSTRAINT.
      icon kendala collinear
      COLLINEAR CONSTRAINT berfungsi mensejajarkan dua garis yang berbeda posisi.
contoh :
       demo kendala collinear

3. CONCENTRIC CONSTRAINT..
    konsentris icon kendala
    CONCENTRIC CONSTRAINT digunakan untuk menghubungan konsentris antara dua lingkaran atau busur.
contoh :
            demo kendala konsentris

4. FIXED CONSTRAINT.
     TETAP CONSTRAINT ICON
     FIXED CONSTRAINT digunakan untuk mengunci poin dan kurva dalam posisi relatif terhadap sketsa sistem koordinat.

contoh :
              TETAP CONSTRAINT DEMO

5. PARALLEL CONSTRAINT.
     PARALEL CONSTRAINT ICON
    PARALLEL CONSTRAINT digunakan untuk menghubungan posisi paralel antara segmen garis dalam sketsa.
contoh :
            demo kendala paralel

6PERPENDICULAR CONSTRAINT.
     Perpendicular CONSTRAINT ICON
    PERPENDICULAR CONSTRAINT digunakan untuk menegak luruskan antara dua baris.
contoh :
                  demo kendala tegak lurus

7. HORIZONTAL CONSTRAINT.
     icon kendala horisontal
     HORIZONTAL CONSTRAINT digunakan unuk mensejajatrkan objek pada pisisi sumbu X (horizontal)
contoh:
                demo kendala horisontal

8. VERTICAL CONSTRAINT..
     VERTICAL CONSTRAINT ICON
     VERTICAL CONSTRAINT digunakan untuk mensejajar objek pada posisi sumbu Y (vertikal).
contoh:
                demo kendala vertikal

9. TANGENT CONSTRAINT.
     TANGENT CONSTRAINT ICON
     TANGENT CONSTRAINT digunakan untuk membatasi garis, busur, elips, ujung splines, dan geometri lainnya menjadi bersinggungan dengan geometri lain dalam sketsa.
contoh:
                    demo kendala singgung
10. SMOOTH CONSTRAINT.
        HALUS CONSTRAINT ICON
       SMOOTH CONSTRAINT  digunakan untuk menerapkan kondisi kontinuitas G2 antara spline dan garis atau busur. Kondisi kontinuitas G2 smoothens keluar kelengkungan spline karena bergabung baris.
contoh:
                    demo kendala halus

11. SYMMETRIC CONSTRAINT.
        SIMETRIS CONSTRAINT ICON
       SYMMETRIC CONSTRAINT  digunakan untuk membatasi kurva simetris dengan kurva lain tentang garis simetri yang bisa menjadi geometri garis atau sumbu kerja.
contoh: 
                   Demo kendala Symmetric

12. EQUAL CONSTRAINT.
        EQUAL CONSTRAINT ICON
       EQUAL CONSTRAINT digunakan untuk membatasi satu geometri harus sama dengan ukuran geometri lain dalam sketsa
contoh:
                        demo kendala yang sama

Itulah fungsi menu dari Constraint yang dapat kita pelajari bersama.


By: Initial-D-